Urban Farming as a Solution for Food Independence and New Job Opportunities in Bangka Belitung: A Case Study of Pangkalpinang City

Authors

  • Aprilia Martika Universitas Bangka Belitung
  • Amelia Sari Universitas Bangka Belitung
  • Disti Macela Putri Universitas Bangka Belitung
  • Misbahul Munir Universitas Bangka Belitung

DOI:

https://doi.org/10.55606/ijemr.v5i1.620

Keywords:

Employment Creation, Food Security, Food Self-Sufficiency, Hydroponics, Pangkalpinang City, Urban Farming

Abstract

This study, titled “Urban Farming as a Solution for Food Self-Sufficiency and New Employment Opportunities in Bangka Belitung: A Case Study of Pangkalpinang City,” investigates the implementation of urban farming as an adaptive strategy to address food insecurity and unemployment in urban areas with limited agricultural land. Pangkalpinang City faces increasing challenges related to urbanization, including declining agricultural land, high dependence on external food supplies, and limited job opportunities for residents. The purpose of this research is to analyze how urban farming contributes to food self-sufficiency, the creation of new employment opportunities, and community participation in sustainable urban agriculture. Using a qualitative case study approach, data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation studies, and analyzed thematically and through SWOT analysis to identify internal and external factors influencing urban farming development. The findings reveal that urban farming in Parit Lalang, Pangkalpinang, is predominantly conducted on small home gardens and vacant lots using hydroponic and traditional methods, with participants mainly consisting of productive-age residents and housewives. The practice has enhanced household food availability, reduced living costs, and generated additional income, thereby improving local economic resilience. However, several challenges persist, such as limited technical skills, financial constraints, and inconsistent government support. The study concludes that strengthening training programs, improving financial access, and developing pilot projects in each subdistrict are essential to optimize the sustainability of urban farming as a strategy for food security and community empowerment in urban settings

References

Akhirul, W., Witra, Y., Umar, I., & Erianjoni. (2020). Dampak negatif pertumbuhan penduduk terhadap lingkungan dan upaya mengatasinya. Jurnal Kependudukan dan Pembangunan Lingkungan, 1(3), 76–84.

Andhani, A. Z., Apriyani, R. K., & Royani, A. (2024). Implementasi urban farming melalui tanam bibit cabai. Jurnal Pengmas, 3(1), 168–176.

Aprilani, P. (2024). Urban farming sebagai upaya peningkatan ketahanan pangan di Kota Surabaya. Indonesia Alit, 1(1), 18–22.

Belinda, N., & Rahmawati, D. (2017). Pengembangan urban farming berdasarkan preferensi masyarakat Kecamatan Semampir Kota Surabaya. Jurnal Teknik ITS, 6(2), C165–C168.

Danugroho, A. (2022). Urgensi peran masyarakat perkotaan dalam program “urban farming” sebagai daya dukung ketahanan pangan di masa pandemi. Jurnal Paradigma: Jurnal Multidisipliner Mahasiswa Pascasarjana Indonesia, 3(1), 15–22.

Ikhsan, M. N. (2021). Siasat dalam mengembangkan pertanian perkotaan (urban farming) pada tanaman hortikultura di Medan Johor. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian (JIMTANI), 1(4).

Khairiyakh, R., Sutrisno, J., Uchyani, R., Agustuno, Irawan, E., Nadifta, A., Ulfa, & Nurhidayati, I. (2022). Peningkatan pengetahuan masyarakat perkotaan terhadap urban farming melalui pelatihan budidaya sistem hidroponik di Kota Surakarta. Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat & CSR-Fakultas Pertanian UNS, 2(1), 85–91.

Permana, A. Y. (2012). Eco-architecture sebagai konsep urban development di kawasan slums dan squatters Kota Bandung. Prosiding Seminar Nasional Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 1–11.

Pramesti, M. R., Teknik, J., Wilayah, P., Kota, D. A. N., Sains, F., & Teknologi, D. A. N. (2024). Urban farming di Kelurahan Tidung.

Pratio, G. A., Rohmah, S. N., Akbarsyah, M. A., & Endro, A. (2024). Konsep urban farming pada kota tanpa lahan pertanian. Jurnal, 3(2), 122–141.

Pratiwi, Y., Darwis, D., Fitriani, E., Sutrisno, M. G., Dewi, G. C., & Aulia, M. F. (2021). Urban farming sebagai solusi ketahanan pangan di Desa Kaliabang Tengah, Bekasi Utara. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat, 18(2021), 64–72.

Rahmah, M. H., Wahid, M., Nurhidayah, N., Jirana, J., & Yunus, M. R. K. (2023). Pengenalan konsep urban farming melalui praktik hidroponik sederhana sebagai upaya pemanfaatan lahan terbuka terbatas bagi guru di Kabupaten Polewali Mandar. Sipakaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 78–85.

Rahmawati, I., Ariyani, Y. N., & Fitriani, A. (2024). Tingkat partisipasi masyarakat dalam program urban farming di Kampung Samtama, Jakarta Pusat. Desa-Kota, 6(2), 55–67. https://doi.org/10.20961/desa-kota.v6i2.81232.55-67

Rosmiati, M., Sulistyawati, E., Aos, Sumardi, D., Setiawati, Y., Husyari, U. D., Supriyadi, A., Mustari, E., Nofitasari, D., Alfan, H., & Asyiah, N. (2023). Peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengembangan urban farming untuk memenuhi ketersediaan pangan di wilayah sekitar Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Prospek Agribisnis, 2, 53–61.

Sarasmitha, C., Dalulia, P., Sulistyorini, E., Gunawan, S. R. A., & Putra, M. A. N. (2024). Membangun ekonomi perkotaan melalui urban farming: Strategi peningkatan volume produksi dan value added product. Jurnal Abdi Insani, 11(3), 1241–1248. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v11i3.1924

Sari, B., Effendi, J., Rufial, W., Wanialisa, M., Kudratul Alam, I., & Sarpan. (2024). Pengembangan urban farming sebagai ketahanan pangan di lingkungan RW 023 Kelurahan Teluk Pucung Bekasi Utara. Media Abdimas, 3(2), 97–108. https://doi.org/10.37817/mediaabdimas.v3i2.3738

Septya, F., Rosnita, R., Yulida, R., & Andriani, Y. (2022). Urban farming sebagai upaya ketahanan pangan keluarga di Ke-lurahan Labuh Baru Timur Kota Pekanbaru. Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 105–114. https://doi.org/10.46576/rjpkm.v3i1.1552

Sofwatillah, R., Risnita, Jailani, M. S., & Saksitha, D. A. (2024). Teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif dalam penelitian ilmiah. Journal Genta Mulia, 15(2), 79–91.

Sudjawoto, E. (2022). Implementasi urban farming sebagai konsep pertanian kota untuk ketahanan pangan. Transformasi: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 2(3), 193–201.

Wulandari, I., Abdoellah, O. S., Suparman, Y., Mulyanto, D., Basagevan, R. M. F., & Fianti, N. D. (2023). Peningkatan pemahaman masyarakat terhadap manfaat kegiatan urban farming. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 493. https://doi.org/10.24198/kumawula.v6i2.45634

Downloads

Published

2026-01-14

How to Cite

Aprilia Martika, Amelia Sari, Disti Macela Putri, & Misbahul Munir. (2026). Urban Farming as a Solution for Food Independence and New Job Opportunities in Bangka Belitung: A Case Study of Pangkalpinang City . International Journal of Economics and Management Research, 5(1), 144–160. https://doi.org/10.55606/ijemr.v5i1.620

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 

You may also start an advanced similarity search for this article.